Refleksi Menjelang Ramadhan 1438 H: Bersadar diri dengan ber-Pemuda Muhammadiyah

"Refleksi Menjelang Ramadhan 1438 H: Bersadar diri dengan ber-Pemuda Muhammadiyah"
Oleh : Muhammad Kholis, S.Pd (Ketua PR PM Sedayulawas)
Foto PR Pemuda Muhammadiyah Sedayulawas.
Empat hari lagi bulan Ramadhan telah tiba mari kita bersadar diri, berbenah diri, perbanyak amal sebanyak-banyaknya lewat berorganisasi dan berdakwah. Sebelum kita berdakwah mari kita membangun kesadaran diri kita masing-masing. Ada 3 cara kita bersadar diri dalam ber-Pemuda Muhammadiyah. 

Pertama, Sadar ilmu maksudnya adalah setiap orang dituntut mencari ilmu kapanpun dan dimanapun, apalagi nanti ketika bulan ramadhan ketika kita belajar ilmu agama atau ilmu, maka pahala kita akan dilipatgandakan. Di pemuda muhammadiyah kita mencari ilmu bukan mencari materi, karena di pemuda muhammadiyah ada banyak bidang ilmu. Lewat realisasi program kegiatan-kegiatan. 

Kedua sadar sosial, maksudnya adalah bahwa setiap manusia adalah makhluk sosial, menurut aristoteles "Zone politicon" artinya manusia tidak bisa hidup sendirian tanpa bantuan orang lain, oleh karena itu mari kita bersadar diri bahwa kita butuh teman, keluarga dan masyarakat. Di pemuda muhammadiyah kita belajar memahami setiap karakter masing-masing, baik yang punya keluarga atau belum. 

Ketiga, sadar pemuda maksudnya bahwa usia dikategorikan muda yakni ketika melewati batas puberitas atau remaja. Bahwa pemuda dikatakan sebagai pelopor, maka pemuda adalah sebagai penggerak. Baik penggerak organisasi, penggerak masyarakat dan penggerak bangsa. Di bulan ramadhan kita dituntut untuk memperbanyak amal, untuk mencari amal maka kita harus bergerak dalam beribadah dan bergerak dalam beramal. Di pemuda muhammadiyah tempat bergerak, berekpresi, bereksistensi dalam memperjuangkan organisasi. Agar organisasi tetap eksis dan aktif, maka kita dituntut untuk berpikir dan bergerak. 

Dari 3 kesadaran diatas ketika kita bisa melaksanakan semua, maka dibulan ramadhan nanti pahala yang kita dapat akan dilipatgandakan dan ibadah kita akan di ridhoi oleh Allah SWT. Semoga kita berpemuda muhammadiyah adalah bagian dari orang-orang yang dilipatgandakan pahalanya.. Amiin..
Mari kita bersadar diri terus berilmu, bersosial dan berpemuda..

Fasthabiqul khoirot..

Sedayulawas, Senin (22/05/17)

Komentar

Postingan Populer